Minggu, 23 Juni 2013

Hukum Khirchhoff I

Arus listrik sebagai muatan yang bergerak dalam rangkaian listrik mengikuti suatu aturan yang dikenal sebagai hokum Kirchhof I yang menyatakan bahwa : UMLAH KUAT ARUS YANG MASUK PADA SUATU TITIK CABANG SAMA DENGAN JUMLAH KUAT ARUS YANG KELUAR DARI TITIK CABANG ITU. 
Secara matematik dapat di tuliskan sebagai :  I masuk =  I keluar Sesungguhnya hukum Kirchhof I ini secara implisit menyatakan bahwa “muatan itu kekal atau tidak dapat diciptakan maupun dimusnahkan.”

Berapakah kuat arus listrik I pada gambar disamping ini dan kemana arahnya ? I = ………. A Arahnya = …………………..?

Hukum Ohm Perhatikan suatu percobaan dibawah ini

Jika kenaikan tegangan listrik dari suatu sumber tegangan, maka akan tampak bahwa arus listrik yang mengalir melewati suatu hambatan atau resistor akan meningkat pula. Dari hasil percobaan diketahui bahwa tegangan V (bersatuan volt) akan sebanding dengan arus I (bersatuan Ampere), yang disebut Hukum Ohm. Secara Matematis ditulis dengan : V = IR V = Tegangan listrik (volt) I = Arus listrik (ampere) R = Hambatan listrik (ohm)

semoga bermanfaat follow twitter :@asbe09

Label:

Rabu, 05 Juni 2013

TEGANGAN PERMUKAAN

Pernahkah kalian berjalan-jalan di pagi hari dan memperhatikan tetesan embun pada daun? Atau tetesan air pada keran. Mengapa tetesan yang terbentuk adalah hampir bulat seperti balon kecil? Untuk menjawab pertanyaan ini, ikuti dengan tekun dan antusias semua kegiatan yang akan dilakukan serta jawab semua pertanyaan yang ada Perhatikan hasil dari sebuah percobaan berikut.

A. Tegangan Permukaan Paper clip dapat terapung di permukaan zat cair sebab permukaan zat cair berperilaku seakan-akan mengalami tegangan, dan tegangan ini, yang bekerja sejajar dengan permukaan, muncul dari gaya tarik antar molekul. Efek ini di sebut tegangan permukaan.

Perhatikan gambar di samping. Gambar di samping adalah peralatan yang berbentuk U yang terbuat dari kawat yag dicelupkan ke dalam zat cair. Dengan adanya tegangan permukaan, dibutuhkan gaya F untuk menarik kawat yang bias digerakkan dan dengan demikian menambah luas permukaan zat cair. Zat cair yang berada dalam peralatan kawat merupakan lapisan tipis yang mempunyai permukaan atas dan bawah. Dengan demikian, jika panjang kawat adalah L, maka total panjang permukaan di mana gaya permukaan ini bekerja adalah 2L. Tegangan permukaan, γ, di dalam selaput tipis didefinisikan sebagai perbandingan gaya permukaan terhadap panjang permukaan ( tegak lurus pada gaya )  yang dipengaruhi oleh gaya itu, sehingga:

Bagaimana tegangan permukaan muncul dari sudut molekuler? Molekul-molekul zat cair memberikan gaya tarik satu sama lain. Gaya tarik ini sedang bekerja pada molekul yang berada jauh di dalam zat cair dan pada molekul kedua di permukaan. Molekul di dalam zat cair berada dalam kesetimbangan karena gaya-gaya molekul lain yang bekerja ke semua arah. Molekul di permukaan normalnya juga dalam kesetimbangan ( zat cair tersebut diam ). Hal ini benar walaupun gaya pada molekul di permukaan dapat diberikan hanya oleh molekul-molekul di bawahnya ( atau di sampingnya ). Dengan demikian ada gaya tarik total ke bawah, yang cenderung menekan lapisan permuakan sedikit-tetapi hanya sampai batas di mana gaya ke bawah ini diimbangi oleh gaya ( tolak ) ke atas yang disebabkan oleh kontak yang dekat atau tumbukan molekul-molekul di bawahnya. Penekanan permukaan ini berari bahwa, intinya, zat cair meminimalkan luas permukaannya. Inilah sebab mengapa air cenderung membentuk tetesan berbentuk bola, karena sebuah bola merepresentasikan luas permukaan minimum untuk volume tertentu.  

PENERAPAN FISIKA Sabun dan deterjen mempunyai efek menurunkan tegangan permukaan air. Hal ini diinginkan untuk mencuci dan membersihkan karena tegangan permukaan air murni yang tinggi mencegahnya masuk dengan mudah di antara serat-serat materi dan lekuk-lekuk kecil. Zat-zat yang memerkecil tegangan permukaan zat cair disebut surfactant.

semoga belajar fisika jadi lebih menyenangkan , selamat belajar 

Label:

Rabu, 11 Juli 2012

Particles Motion Kinematics

To reach the orbit, an instrument in the flight control room always monitors the position of the shuttle space an calculates velocity and the acceleration from a given position.

  1. Position

Position is the location of a particle relative to a frame of reference and expressed by the vector quantity r.
In a Cartesian coordinate, we use unit vector perpendicular to each other :
Unit vector i ( in x direction)  and unit vector j ( in y direction).
If the particle or object is at point (x,y), then is position expressed as
r = xi + yj

    r = 5 i+ 5 j

Displacement

2. Displacement is the change in position of partikel expressed as a vector quantity Δr
If r0 is the initial position and rt is the final position, then the displacement can be written mathematically as

r0 + Δr = rt 
Δr = rt – r0

Or

Δr = Δxi + Δyj






  1. Distance
Distance is the magnitude of displacement traveled by particle a scalar quantity  r| or Δr
Distance can bd write mathematically using Phytagoras theorem.

Δr =      


And the direction of the dicplacement θ is

tg θ =

Example



Δr =      
Δr =      
Δr =      
Δr =      
Δr =  5     

tg θ =  =  = 0, 75

θ = 300



learning physics in physics education site, may be useful

Label:

Jumat, 06 April 2012

BUKTI KESALAHAN PEMBELAJARAN FISIKA

BUKTI KESALAHAN PEMBELAJARAN FISIKA DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI


Pernahkah anda lihat seseorang di pom bensin, seorang sopir angkot atau siapa saja, sedang mengisi bensin kemudian dia mengoyang-goyangkan kendaraannya ? Mungkin dalam pikirannya agar tangki bensin terisi pol, biar tidak ada ruang yang kosong yang belum terisi oleh bensin.

Saya tak habis pikir, darimana mereka mendapatkan ide utk menggoyang-goyang kendaraannya agar tangki terisi penuh? Barangkali mereka melihat orang lain melakukan hal tersebut dan kemudian mengikutinya tanpa pernah memikirkannya.

Nah inilah akibatnya, masyarakat kita memang selalu taat dan manut melakukan hal-hal yg dilakukan orang lain tanpa mereka pahami mengapa hal tsb harus dilakukan. Mungkin mereka terinspirasi oleh seorang ibu yag menggoyang-goyangkan toplesnya ketika mengisi dg krupuk, rempeyek, opak, rangginang, dll. Tapi itu kan benda padat. Benda cair tidak perlu diperlakukan demikian dan ia akan masuk sendiri mengisi ruang yg kosong.

Lantas mengapa masih ada saja orang yang tidak paham dengan masalah sepele seperti ini?

Barangkali mereka tidak memahami dengan baik pelajaran IPA atau Fisika tentang sifat-sifat benda cair pada waktu sekolah di SD dulu. Atau sudah lupa ? Atau mungkin juga para guru IPA tidak bisa menjelaskan prinsip-prinsip fisika yg mendasar seperti ini kepada siswanya sehingga siswanya tetap tidak paham.

Peristiwa ini sungguh menunjukkan kegagalan dalam pembelajaran fisika, terjadi miskonsepsi dalam pembelajaran Sifat-Sifat Zat Cair.

Kita tahu bahwa zat cair selain mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah, zat cair pun selalu menempati tempat yang kosong dan memenuhi ruangan tersebut.
Jadi sebenarnya jika mereka tahu konsep fisikanya maka tidak perlu kendaraan itu digoyang-goyangkan karena tangki itu akan terisi penuh dengan sendirinya dan tidak akan ada ruang yang kosong, yang berisi udara didalam tangki tersebut. Lagipula tangki bensin memang sudah dirancang utk bisa diisi penuh sesuai kapasitasnya tanpa perlu digoyang agar bensin bisa mengisi tangki dg penuh. Oleh karena itu pada saat tangki bensin penuh ada muntahan udara disertai dengan cairan bensin yang termuntahkan.


Label:

Senin, 02 Januari 2012

Motion, Space and Time

Motion, Space and Time
( An afterthought )

Has become a common conception that the "motion" as could only be connected to the material. Though not demikia. In physics the ancient (traditional), the motion is divided into the motion of matter and wave motion. Waves can propagate without the need for propagation material. So the motion is essentially enegeri propagation.Energy is the ability to do business or motion.
In other words, Energy is the ability to move an object from rest to motion.
Einstein's Theory of Relativity has proved the equivalence of mass and engeri. The mass is energy, mass energy (E = mc2).
Nature is motion, the motion of air in the wind, waterfall motion, the motion of an amoeba-amoeba in water, and the motion of electrons around the protons, etc..
Degree heat of a gas is nothing but a macroscopic nature of the movement and collision ... trillion trillion trillion molecules of gas. Seen in the natural micro, from each molecule, the temperature has no meaning. There is only the energy of motion of the molecules. And this macro can be perceived by human senses and the senses of a measuring instrument and is called the temperature.

Electric current and the various symptoms of electronic circuits in none other than the movement of electrons through various media..
Is the propagation of water waves move energy through the nature of its medium-difat elestisitas, namely water.
Now we see the light, the light is the motion of propagation of electromagnetic energy through a medium or a vacuum.
Similarly, the sound, the sound is motion energy propagation through the vibration of air particles. When the vibration of the particles on the ear, will be recognized as sound.
In a variety of chemical reactions, actually happened motion of electrons transfer from one orbit to another orbit, so that the macro is identified by a variety of changes in chemical properties of various substances.
If we think something has the ability to influence others, it means we're thinking about engeri. If we think about something for a greater ability to be more sluggish, then something is more difficult to be moved by others. So because the mass equivalent to energy, then in a more general motion can be compared with the "energy" only. Since matter is energy itself, since the material is a subjective concept that has lost value keobyektifannya in Quantum Mechanics. If quantum mechanics is correct, konspesi of motion must be changed. We can not attribute a motion on something that does not exist objectively, ie the material.
So engeri is the ability to move a mass. Energy is the ability to move other energy, other energy is the ability to move other energy again, and so on. This will result in the definition of the chain without end, so this definition loses its meaning.
With a view definition, it can easily be proved that the force can dimaknakan as the energy change per unit distance traveled in space.
So it can be obtained three of the most fundamental elements in motion, namely: energy, space and time. Suppose first that these three elements axiomatic, can not be defined anymore. However, Einstein's theory of relativity back stating that space and time are not absolute, but relative. Can not be defined an absolute time and space. Space and time have a personal meaning, very personal.
A particle (I call them: energy!) Which moves relative to another particle (call me: other energy), each will have a life of its own!
So, if energy can be thought of as a being who has a certain degree of life and consciousness, then the space and time are subjective!
Furthermore they have no meaning without the motion of the object. Perhaps that is a basis of saying "Space and Time? Illusion, an illusion hanyala ". Space and Time lost its meaning in the absence of motion of the particle (I call: energy!).Furthermore, the ability to perform that movement of energy, and that is material.
Space and Time, is the illusion of motion.
As Sayyidina al-Husayn ibn Musa al-Bangili Ethiopia (ra) in mulyanya sermon: "Nothing else of this nature is motion and matter is the potential for movement".

In the emptiness of all
I found the space
and pulse nafaskupun realize the wheels of time
In the absence of space and time
I found the motion, the source of all images in Mayapada
Whether it's motion? I do not know
All I know is, if it was the only motion of Existing
then the motion will not move
There and Gone So what does this mean?
There and No is there any difference?
Behind There and Gone, I saw only one Itself,
My Lord, God Almighty in his solitude!
Sources: Dimitri Mahayana, collection of musings Physics, October 26, 1994

Label: